FI_Banner_AndroidMobile (4)

Travelling ala BACKPAKER

Mengunjungi berbagai tempat baru memang dapat memberikan kesukaan tersendiri. Menjelajah daerah-daerah dengan kondisi alam yang indah serta unik mampu menjadi sarana untuk menyegarkan pikiran dari segala penat dan rutinitas yang dijalani. Bagi beberapa orang sangat menyukai berkunjung ke tempat-tempat tersebut dengan segala perlengkapan memadai. Di sisi lain, tidak sedikit pula dari mereka yang menjelajah tempat baru di negeri sendiri dan negara lain hanya dengan membawa tas jenis backpack. Sebagai backpacker berarti perjalanan yang ditempuh tidak harus serba mewah karena petualangan di tempat-tempat baru tersebutlah yang di cari. Pengalaman-pengalaman selama petualangan sebagai backpackerlah yang membuatnya berarti.

Merencanakan Perjalanan

Meski melakukan perjalanan wisata sebagai backpacker namun perjalanan tersebut tetap harus direncanakan. Backpacker juga bukan berarti harus mengalir tanpa rencana apa pun karena nantinya malah akan memunculkan masalah sehingga perjalanan menjadi kurang dinikmati. Pertama kali dalam daftar perencanaan adalah menentukan waktu dan tujuan perjalanan tersebut. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang tempat yang akan dikunjungi. Jika tempat ini berada di luar negeri maka perlu dicek apakah visa wisatanya perlu diurus terlebih dahulu. Backpacker biasanya akan menginap di hostel atau penginapan murah sejenisnya. Lokasi hostel ini juga perlu dilihat informasinya apakah dekat dengan tempat transportasi umum dan bagaimana cara mencari makan di sekitar hostel. Penting juga untuk mengecek apakah hostel tersebut memiliki jaringan wifi atau tidak sehingga mempermudah dalam mengakses informasi jika telah berada di sana. Beberapa hostel kadang menyediakan fasilitas sarapan pagi dan jika ada, hal ini akan sangat menguntungkan backpacker. Perencanaan perjalanan ini dapat dibuat seperti jadwal lengkap dengan jam-jamnya namun perlu diketahui bahwa ketika berada di sana, seorang backpacker harus selalu fleksibel karena kadang situs wisata yang dikunjungi dapat tutup tiba-tiba tanpa pemberitahuan sebelumnya atau kendala dari sisi transportasi umum. Lakukan booking tiket perjalanan dan hostel yang telah ditentukan agar ketika berada di sana tidak perlu menghabiskan waktu dengan mencari-cari penginapan.

Saat Perjalanan DImulai

Ketika perjalanan semakin dekat, persiapan selanjutnya adalah menentukan barang bawaan. Sebagai backpacker, barang-barang yang biasanya wajib dibawa adalah pakaian, obat-obatan, perlengkapan mandi, botol minum, sepatu atau sandal selain yang dipakai, kamera, dan tas kecil untuk slempang atau money belt untuk menyimpan uang dan dokumen lain ketika backpack ditinggal di hostel. Bagi perempuan yang berwisata sendiri disarankan membawa semprotan merica untuk menjaga keamanan selama perjalanan. Penggunaan uang untuk di tempat tujuan perlu diperhitungkan. Jika tempat tujuan di satu negara maka tidak begitu merepotkan tetapi jika beda negara, perlu dipersiapkan beberapa uang tunai negara tujuan. Pemakaian kartu ATM perlu diperhatikan apakah nantinya kartu ATM tersebut mendukung untuk digunakan di jaringan luar negeri seperti Visa, Mastercard, Maestro, serta Cirrus. Jika memiliki kartu kredit maka akan lebih mudah karena jika kehabisan uang tunai di negara tujuan, kartu kredit dapat diambil tunai di sana. Di hari pertama perjalanan, backpacker dapat memulai menjelajahi tempat tujuan dan biasanya dimulai dari daerah sekitar penginapan. Jika menginap di hostel dan meninggalkan tas backpack saat berjalan-jalan sebaiknya tidak lupa mengunci tas dengan gembok atau jika terdapat fasilitas penyimpanan pribadi, barang-barang berharga yang tidak memungkinkan dibawa dapat disimpan di sana. Dokumen penting dan uang harap selalu dibawa. Beberapa backpacker kadang membagi uang mereka ke beberapa tempat untuk mengantisipasi apabila terjadi kehilangan atau perampokkan sehingga mereka tidak kehilangan seluruh uang mereka jika hal buruk itu terjadi. Tempat wisata populer memang menjadi incaran bagi mereka yang sedang berwisata tetapi sebagai backpacker sangat disarankan untuk menjelajahi situs-situs lain bahkan tempat yang kurang mendapat pengunjung karena di sanalah letak petualangannya.

Pasca Perjalanan

Setiap perjalanan selalu berakhir dan kadang membuat para backpacker susah menjalani hari ke depan karena masih terbawa dengan suasana berlibur. Meski susah namun aktivitas seperti biasa harus terus dijalani karena bagi mereka yang bekerja, inilah saat kembali menabung untuk petualangan berikutnya sedangkan bagi yang tidak bekerja, jadikan perjalanan ini sebagai masa refreshing sehingga hari-hari setelahnya tidak membosankan. Para backpacker disarankan menghitung segala pengeluaran selama perjalanan agar dapat dijadikan pertimbangan untuk perjalanan selanjutnya. Kadang setelah perjalanan berakhir maka rencana perjalanan baru akan mulai dirancang karena itu pengalaman dari perjalanan sebelumnya dapat dijadikan acuan untuk menentukkan perjalanan ke depan.

Share Button